Tampilkan postingan dengan label Motivasi-bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi-bisnis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Januari 2009

Berbagi Pengalaman Seputar Membuat Blog

Tulisan ini mungkin lebih tepat untuk new blogger yang merasa gaptek. Tetapi bagi para blogger yang sudah canggih dan mempunyai jam terbang tinggi diharapkan dapat berbagi pengalaman dan melengkapi tulisan ini serta memberi saran. Bagi new blogger yang merasa gaptek, jangan khawatir, jangan kecil hati dan jangan mundur. Saya akan berbagi sedikit pengalaman dengan anda.

Saya tahu internet sudah sejak 10 tahun yang lalu (± tahun 1998). Tetapi saya baru mau kenalan dengan yang namanya internet sekitar April 2008. "Kemane aje Neng...?" Begitu kata orang Betawi. Kalau mau dikatakan rugi ya rugi, waktu sekian lama tidak saya manfaatkan untuk kenalan dengan internet. Kalau kenal dari dulu, barangkali saya bisa jadi gurunya Joko Susilo (hahaha, guyonan Pak Joko biar ndak sepi...). Kalau mau dikatakan untung ya untung, "Untung sekarang sudah sempat kenalan..." Pakai prinsip orang Jawa yang selalu UNTUNG.

Setelah kenal internet, terpaksa buat email address lantaran DIHARUSKAN PUNYA untuk memudahkan komunikasi dengan para orang tua di sekolah anak-anak. Disamping itu kuping sudah panas lantaran dibilang gaptek terus-terusan. Punya email cuma dipakai untuk kirim surat ke sahabat, keluarga dan lihat pengumuman dari YahooGroup Kumpulan Ortu kelas anak saya. Lama-lama mulai berani browsing setelah ngintip-ngintip apa sih yang dikerjakan anak-anak di depan internet? Singkatnya saya akhirnya kecantol sama Formula Bisnis (SMUO).

Lebih kurang 2,5 bulan saya baru mengenal dunia blogging. Dari semula tidak tahu apa-apa tentang dunia internet, apalagi sampai berbisnis online. Sampai dalam tahapan blog saya yang seperti ini dalam waktu 2,5 bulan menurut saya termasuk lambat. Walau demikian tetap harus saya syukuri. Yang pasti saya harus terus berusaha keras dengan kemampuan yang ada untuk meningkatkan kualitas pengetahuan seputar dunia blogging. Apalagi kalau blog-nya ingin bisa mendatangkan income.

Masalah yang saya ditemui begini :

  1. Saking pengennya cepet punya blog, saya memulai blogging dengan 3 langkah mudah yang dipandu dari http://www.blogger.com/ alhasil jadilah dengan template yang sederhana.
  2. Mau membuat judul blog saja mikirnya kelamaan dan jadinya asal-asalan, namanya kepanjangan.
  3. Kalau bingung, tanya kesana kemari dan coba klik segala menu. Kadang berhasil kadang gagal.
  4. Lihat blog lain banyak "pajangannya" lantas jadi kepengen seperti itu.
    Tapi pasang banner pun tak bisa. Mengerti HTML-pun tidak.
  5. Terinspirasi dengan artikel Joko Susilo memoles tampilan blog, saya mencoba mengubah tampilan blog agar nampak lebih menarik. Coba-coba ganti template 3 kolom hasilnya malah kacau balau, setting blog saya berantakan.

Nah dari pengalaman saya yang SUPER GAPTEK tadi, Anda yang benar-benar pemula tak perlu takut untuk membuat blog sendiri. Dan saya sedikit berbagi tips dari pengalaman bertemu masalah membuat blog :

  1. Memilih nama Blog. Pilih nama blog yang mudah tetapi mengena. Memang gampang-gampang susah. Tapi jangan mikir terlalu lama, nanti blog-nya tidak jadi-jadi. Nama blog bisa menggunakan nama kita sendiri seperti,
    Joko Susilo.com
    Arief Maulana.com
    Agung Jatnika.com
    Mas Hengky.com dll. Berdasarkan keahlian/profesi dan hobby kita, misal tentang musik, komputer, pulsa, sebagai contoh,
    Bisnis Guru.co.nr
    Kios Pulsa.com dll. Bisa juga nama yang mengundang pembacanya penasaran misal,
    Nafas Islami.com
    In House Business.com
    JMW01.blogspot.com
  2. Memilih template. Ingin 3 kolom atau 2 kolom. Putuskan dulu, tetapi jika telah diputuskan kemudian belakangan kita ingin ganti template, hati-hati mengerjakannya. Selain dibuat backup HTML template seperti yang diajarkan Kang Rohman dalam Kolom Tutorial Blog, ada juga bocoran trik dari mas Arief Maulana. Yaitu buat back up blog atau blog bayangan dengan setting seperti blog kita sebelum diutak-atik (jadi termasuk back up HTML "fitur atau widget" blog). Sehingga jika pada waktu kita merubah setting blog ternyata terjadi kekacauan, anda tidak perlu lagi mencari-cari kode HTML yang menghiasi blog anda.
  3. Memasang banner, chat box, statistik dll menggunakan kode HTML. Kode HTML banner biasanya banyak disedialan oleh pemilik produk, misal; Iklan 100 Level, Blog Bisnis Internet, Formula Bisnis, dll. Untuk fitur Shout Mix, Chat Box ataupun Statitik tinggal klik dari blog yg sudah ada fasilitas tsb. Kode HTML biasanya bisa di COPAS (copy lalu paste). Tetapi kalau tidak bisa di-COPAS ya mau tidak mau harus diketik sendiri. Hati-hati ngetiknya, ada yg kurang 1 character saja bisa tidak muncul gambarnya.
  4. Tidak malu bertanya. Malu bertanya sesat di setting blog. Bertanya bisa langsung ke pemilik blog melalui blog-nya, atau kalau sudah kenal cukup dekat bisa melalui email dan sms. Dari blogwalking atau search di google tentang masalah yang ingin kita ketahui juga bisa membantu memecahkan masalah yang kita hadapi.

Niat saya untuk segera melahirkan blog baru sementara saya urungkan. Saya masih perlu dan harus banyak belajar baik dari Sistem Mesin Uang Otomatis (SMUO), Blog Bisnis Internet (BBI), serta mengambil pelajaran dari pengalaman pertama nge-blog agar tidak sesal kemudian.
Berbekal ilmu dari SMUO, BBI dan info dari blog-blog lain (baik yang sudah TOP maupun blog baru) dan diterapkan sedikit demi sedikit, baru sampai disinilah perjalanan blog saya. Saya optimis hari-hari ke depan akan semakin baik.

Nah, apalagi kalau anda sudah punya sedikit saja keahlian dan pengetahuan tentang blog, seharusnya blog anda sudah lebih baik dan lebih jauh langkahnya. Jadi mengapa harus takut memulai blogging?


Lanjutkan membaca...

Minggu, 16 November 2008

FILOSOFI RAJAWALI : Sedikit Tips yang Dapat Membuat Anda Menjadi Besar


Burung Rajawali dikenal sebagai burung yang sangat kuat, memiliki pandangan yang tajam, tidak mudah menyerah dan memiliki kekuatan terbang yang semakin tinggi jika datang badai yang besar. Tetapi untuk menjadi seekor rajawali yang kuat, ia harus melaluinya dengan didikan yang sangat keras.
Pada mulanya ia mengalami masa-masa yang sangat menyenangkan ketika masih terbungkus dalam kulit telur. Ia merasa aman nyaman dan hangat dalam lindungan induknya. Tetapi ketika ia tumbuh dewasa, sang induk sengaja menghancurkan sarangnya sehingga banyak duri yang menyakiti si rajawali muda. Ia harus keluar dari sarang itu dan terbang! Induk rajawali itu harus memaksanya terbang meluncur di tebing yang curam agar ia belajar berusaha mengepakkan sayap dan terbang. Terjalnya tebing batu mungkin menyakitkan, tetapi itulah satu-satunya cara agar ia tumbuh menjadi rajawali yang kuat menghadapi kerasnya kehidupan.

Dalam mendidik anak-anak kadangkala kita menjumpai suatu saat semangat belajar mereka menurun, bahkan mogok. Apa yang harus kita lakukan? Jika kita tipe orang tua yang tidak tega, maka kita akan bertolenransi kepada mereka, menuruti mereka menghentikan kegiatan belajarnya yang sebenarnya justru penting dan bermanfaat.
Mari kita kembali ke filosofi Rajawali di atas. Coba kita bayangkan jika induk rajawali tidak memaksa anak rajawali kecil untuk terbang meluncur ke tebing yang curam merasakan sakitnya tebing batu dan duri yang menyakitkan agar ia belajar berusaha mengepakkan sayap dan terbang, mungkin rajawali tidak akan penah menjadi burung yang kuat, tidak mudah menyerah dan memiliki kekuatan terbang yang justru semakin tinggi saat badai datang. Walau kita bisa katakan itu sudah Sunnatullah (Kehendak Ilahi) tapi Induk Rajawali akan selalu melakukan hal sama bagi rajawali-rajawali kecilnya.
Kita tidak pernah tahu kehidupan seperti apa yang kelak akan dihadapi oleh anak-anak kita saat mereka dewasa. Sebagai orang tua kita dapat menerapkan filosofi induk rajawali dengan menghancurkan SARANG KENYAMANAN, memaksa mereka meluncur ke tebing yang curam. Memang menyakitkan. Namun itulah salah satu cara agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang kuat yang mampu bertahan bahkan terus maju saat menghadapi tantanga kehidupan yang akan mereka hadapi kelak.
Kewajiban kita sebagai orang tua adalah mendampingi, mengasihi, mensupport dan terus memotivasi anak-anak kita untuk berani menghadapi masalah bukan dengan membiarkan mereka MENYERAH dan BERHENTI. Mari kita fokus pada hasil akhir agar memliki karakter disiplin, ulet dan bertanggung jawab.
(Dikutip dari Diary Kumon Seulawah ed.Nov.08 dengan sedikit editing agar lebih mudah dipahami)

Membaca kutipan tersebut banyak hal yang dapat kita terapkan untuk meningkatkan kualitas peran kita dalam kehidupan sehari-hari. Saya membaca artikel tersebut saat saya baru memulai ingin belajar BISNIS ONLINE dan sangat memotivasi saya untuk terus belajar. Saya cuma bisa buat e-mail sederhana, mengirim e-mail dan sekedar surfing, browsing di Yahoo dan Google.

Ibarat Anak Rajawali, saya benar-benar merasa dihancurkan dari ZONE KENYAMANAN saya, untuk terus belajar walau harus jatuh bangun, berani malu untuk bertanya agar pengetahuan saya di dunia internet terus meningkatkan walau dengan tertatih-tatih dan berani punya mimpi menjadi Internet Marketing (MUDAH-MUDAHAN TIDAK KETINGGALAN KERETA).


Semoga Bermanfaat.....



Lanjutkan membaca...